Kamis, 23 Oktober 2025

Laporan Akhir 1 Modul 1

 



1. Jurnal [kembali]

Percobaan 1: Gerbang Logika 


2. Alat dan bahan [kembali]

Gambar 1.1 DL2203C Module D’Lorenzo

Gambar 1.2 DL2203S Module D’Lorenzo

Gambar 1.3 Jumper

  1. Panel DL 2203C.
  2. Panel DL 2203S.
  3. Jumper.
  4. Laptop.
  5. Software Proteus ver minimal 8.17

3. Rangkaian Simulasi [kembali]

  • Percobaan 1a

  • Percobaan 1b

4. Prinsip Kerja Rangkaian [kembali]

  • Gerbang Logika

Gerbang logika adalah blok bangunan dasar sirkuit digital yang beroperasi berdasarkan aturan aljabar Boolean untuk memproses sinyal biner (0 atau 1). Setiap gerbang memiliki fungsi spesifik:

  1. NOT: Gerbang pembalik ini mengubah inputnya; 1 menjadi 0, dan 0 menjadi 1.

  1. AND: Hanya akan mengeluarkan output 1 jika semua inputnya 1.

  2. OR: Akan mengeluarkan output 1 jika setidaknya salah satu inputnya 1.

  3. NAND: Merupakan kebalikan dari AND; outputnya 0 hanya saat semua input 1.

  4. NOR: Merupakan kebalikan dari OR; outputnya 1 hanya saat semua input 0.

  5. XOR: (Exclusive OR) Memberikan output 1 hanya jika input-inputnya berbeda.

  6. XNOR: (Exclusive NOR) Kebalikan dari XOR, memberikan output 1 hanya jika input-inputnya sama.

  • Aljabar Boolean

Prinsip kerja kedua rangkaian ini adalah menjumlahkan hasil logika XOR dan AND menggunakan gerbang OR.

Pada dasarnya, kedua output (H1 dan H2) sama-sama menggunakan gerbang XOR untuk mendeteksi perbedaan antara input B dan D; output akan aktif jika B != D.

Perbedaannya terletak pada kondisi AND yang menjadi syarat tambahan:

  • Untuk H1, output akan aktif jika B ≠ D bernilai 1, ATAU jika A=1, C=0, dan D=1 secara bersamaan.

  • Untuk H2, output akan aktif jika B ≠ D bernilai 1, ATAU jika A=1, B=1, dan C=0 secara bersamaan.

5. Video Rangkaian [kembali] 
1a

1b
6. Analisa [kembali] 

Percobaan 1:
1. Analisa masing-masing output H1 dan H2 ketika variasi A,B,C,D pada percobaan 1b!

Jawaban: 
Rangkaian H1 dan H2 sama pada rangkaian gerbang logika yang digunakan. PAda gerbang AND H1, inputannya A, C', D. Pada gerbang AND H2, inputannya A, B, C'. Rangkaian menggunakan Gerbang XOR, AND, dan OR. Karena input pada gerbang AND berbeda, maka didapatkan persamaan:
  • H1 = (B ⊕ D) + (A · C' · D)
  • H2 = (B ⊕ D) + (A · B · C')
Dari persamaan ini, jika B dan D bernilai beda, maka kedua output akan aktif. Jika B dan D bernilai sama, maka kedua output tidak akan aktif.
Kondisi lainnya, B=D, maka H1 bisa aktif ketika A=D=1, C=0; H2 bisa aktif ketika A=B=1, C=0.

7. Download [kembali]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LA 2 Modul 1

  [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Prosedur 2. Hardware dan Diagram Blok 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja ...