Minggu, 28 April 2024

Pengukuran Daya

 



PENGUKURAN DAYA

1. Prosedur[kembali]

Pengukuran Daya

  1. Buat rangkaian seperti gambar rangkaian dengan sumber AC dan beban 0,8 Watt
  2. Ukur daya yang terbaca pada wattmeter
  3. Ulangi untuk beban yang divariasikan sesuai dengan jurnal praktikum
  4. Catat penunjukan dari wattmeter

2. Hardware [kembali]





3. Rangkaian Simulasi Dan Prinsip Kerja [kembali]

  • Lampu Seri

  • Lampu Paralel 



Prinsip Kerja: Wattmeter satu fasa beroperasi dengan memanfaatkan prinsip elektrodinamika, dimana alat ini menggunakan kumparan arus dan kumparan potensial. Kumparan arus menciptakan medan magnet sejalan dengan besarnya arus yang mengalir, sementara kumparan potensial mengalami rotasi karena adanya torsi yang dihasilkan oleh medan magnet tersebut dan arus yang mengalir dalam kumparan tersebut.

4. Video Demo [kembali]

  • Pengukuran Daya Beban Lampu Seri
  • Pengukuran Daya Beban Lampu Paralel

5. Kondisi [kembali]

  • Pengukuran Daya Beban Lampu Seri
  • Pengukuran Daya Beban Lampu Paralel

6. Video Penjelasan [kembali]

  • Pengukuran Daya Beban Lampu Seri
  • Pengukuran Daya Beban Lampu Paralel

7. Download File [kembali]

 

Oscilloscope

 



 OSCILLOSCOPE

1. Prosedur[kembali]

a.  Kalibrasi Oscilloscope

  1. Hidupkan oscilloscope dan tunggu beberapa saat sampai pada layar akan muncul berkas elektron
  2. Atur posisi sinyal pada layar sehingga terletak di tengah-tengah
  3. Hubungkan input kanal A dengan terminal kalibrasi yang ada pada  oscilloscope
  4. Amati bentuk gelombang dan tinggi amplitudonya. 
  5. Ulangi langkah yang sama untuk kanal B

b. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik   

Susun rangkaian seperti gambar di bawah:


  • Tegangan Searah

    1. Atur output power supply sebesar 4 Volt
    2. Hubungkan input kanal oscilloscope dengan output power supply
    3. Atur saklar oscilloscope pada DC, bacalah dan amati berapa tegangan yang diukur oleh oscilloscope

  • Tegangan Bolak Balik

    1. Atur generator sinyal pada frekuensi 1 kHz gelombang sinusoidal, dengan besar tegangan 4 Vp-p
    2. Kemudian ukur dan amati tegangan ini dengan oscilloscope

c. Mengukur dan Mengamati Frequency

Susun rangkaian seperti gambar dibawah:

  1. Hubungkan   output   dari   function   generator   dengan   input   kanal   A oscilloscope. Saklar fungsi dari function generator pada posisi sinusoidal
  2. Amati bentuk gelombang yang muncul pada layar, kemudian ukurlah frekuensinya. Catat penunjukan frekuensi dari function generator
  3. Bandingkan hasil pengukuran frekuensi dengan oscilloscope dengan frekuensi yang ditunjukan oleh function generator
  4. Ulangi langkah b dan c untuk gelombang gigi gergaji (segitiga) dan gelombang pulsa.

d. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous

Susun rangkaian seperti gambar dibawah ini:

 


  1. Atur selektor time base oscilloscope pada posisi XY dan saklar pemilih kanal pada posisi A dan sinkronisasi pada posisi B
  2. Hubungkan sinyal dengan frekuensi yang tidak diketahui pada input A dan sinyal dengan frekuensi yang dapat dibaca pada input B
  3. Atur frekuensi sinyal pada kanal A, sehingga diperoleh gambar seperti salah satu dari gambar 2.1. Kemudian amati berapa perbandingan frekuensinya. Bacalah penunjukan frekuensi generator
  4. Ulangi langkah b dan c untuk frekuensi yang lain dan catat hasilnya dalam bentuk gambar gelombang Lissajous
  5. Atur perbandingan X:Y pada 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, 2:3, 3:1, 3:2

2. Hardware [kembali]


3. Rangkaian Simulasi Dan Prinsip Kerja [kembali]

  • Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak Balik


Prinsip Kerja: Untuk rangkaian arus searah, rangkaian ini dihubungkan dengan sumber DC sebesar 4V dan dihungkan dengan kanal B. Untuk mengamati gelombang sinusoidal, frekuensi diatur sebesar 1KHz dengan tegangan 4 Vp-p, kemudian dihubungkan dengan kanal A.

  • Mengukur dan Mengamati Frequency 

Prinsip Kerja: Untuk mengamati grafik sinusoidal, output function generator dihubungkan dengan kanal A oscilloscope. Lalu bandingkan hasil frekuensi yang ditunjukkan oleh function generator dengan yang ditunjukkan oleh oscilloscope.

  • Membandingkan Frekuensi dengan cara Lissajous

Prinsip Kerja: Dua buah function generator dihubungkan dengan kanal A dan kanal B. Kanal A terhubung dengan sinyal dan frekuensi yang tidak diketahui sedangkan kanal B terhubung dengan sinyal dan frekuensi yang dapat dibaca.Frekuensi pada kanal A diatur menyerupai gambar 2.1 pada modul. Lalu bandingkan frekuensinya

4. Video Demo [kembali]

  • Kalibrasi Oscilloscope
  • Pengukuran Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik

  • Pengukuran frekuensi pada dengan function generator dan osiloskop 

  • Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous


5. Kondisi [kembali]

  • Kalibrasi Oscilloscope
  • Pengukuran Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
  • Pengukuran frekuensi pada dengan function generator dan osiloskop 
  • Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous

6. Video Penjelasan [kembali]

  • Pengukuran Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
  • Pengukuran frekuensi pada dengan function generator dan osiloskop 

  • Pengukuran frekuensi pada dengan function generator dan osiloskop 

7. Download File [kembali]

 

LA 2 Modul 1

  [KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Prosedur 2. Hardware dan Diagram Blok 3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja ...