Prinsip Kerja:Wattmeter satu fasa beroperasi dengan memanfaatkan prinsip elektrodinamika, dimana alat ini menggunakan kumparan arus dan kumparan potensial. Kumparan arus menciptakan medan magnet sejalan dengan besarnya arus yang mengalir, sementara kumparan potensial mengalami rotasi karena adanya torsi yang dihasilkan oleh medan magnet tersebut dan arus yang mengalir dalam kumparan tersebut.
Hidupkan oscilloscopedan tunggu beberapa saat sampai pada layar akan muncul berkas elektron
Atur posisi sinyal pada layar sehingga terletak di tengah-tengah
Hubungkan input kanal A dengan terminal kalibrasi yang ada pada oscilloscope
Amati bentuk gelombang dan tinggi amplitudonya.
Ulangi langkah yang sama untuk kanal B
b. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
Susun rangkaian seperti gambar di bawah:
Tegangan Searah
Atur output power supply sebesar 4 Volt
Hubungkan input kanal B oscilloscope dengan output power supply
Atur saklar oscilloscope pada DC, bacalah dan amati berapa tegangan yang diukur oleh oscilloscope
Tegangan Bolak Balik
Atur generator sinyal pada frekuensi 1 kHz gelombang sinusoidal, dengan besar tegangan 4 Vp-p
Kemudian ukur dan amati tegangan ini dengan oscilloscope
c. Mengukur dan Mengamati Frequency
Susun rangkaian seperti gambar dibawah:
Hubungkan output dari function generator dengan input kanal A oscilloscope. Saklar fungsi dari function generator pada posisi sinusoidal
Amati bentuk gelombang yang muncul pada layar, kemudian ukurlah frekuensinya. Catat penunjukan frekuensi dari function generator
Bandingkan hasil pengukuran frekuensi dengan oscilloscope dengan frekuensi yang ditunjukan oleh function generator
Ulangi langkah b dan c untuk gelombang gigi gergaji (segitiga) dan gelombang pulsa.
d. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous
Susun rangkaian seperti gambar dibawah ini:
Atur selektor time base oscilloscope pada posisi XY dan saklar pemilih kanal pada posisi A dan sinkronisasi pada posisi B
Hubungkan sinyal dengan frekuensi yang tidak diketahui pada input A dan sinyal dengan frekuensi yang dapat dibaca pada input B
Atur frekuensi sinyal pada kanal A, sehingga diperoleh gambar seperti salah satu dari gambar 2.1. Kemudian amati berapa perbandingan frekuensinya. Bacalah penunjukan frekuensi generator
Ulangi langkah b dan c untuk frekuensi yang lain dan catat hasilnya dalam bentuk gambar gelombang Lissajous
Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak Balik
Prinsip Kerja:Untuk rangkaian arus searah, rangkaian ini dihubungkan dengan sumber DC sebesar 4V dan dihungkan dengan kanal B. Untuk mengamati gelombang sinusoidal, frekuensi diatur sebesar 1KHz dengan tegangan 4 Vp-p, kemudian dihubungkan dengan kanal A.
Mengukur dan Mengamati Frequency
Prinsip Kerja:Untuk mengamati grafik sinusoidal, output function generator dihubungkan dengan kanal A oscilloscope. Lalu bandingkan hasil frekuensi yang ditunjukkan oleh function generator dengan yang ditunjukkan oleh oscilloscope.
Membandingkan Frekuensi dengan cara Lissajous
Prinsip Kerja: Dua buah function generator dihubungkan dengan kanal A dan kanal B. Kanal A terhubung dengan sinyal dan frekuensi yang tidak diketahui sedangkan kanal B terhubung dengan sinyal dan frekuensi yang dapat dibaca.Frekuensi pada kanal A diatur menyerupai gambar 2.1 pada modul. Lalu bandingkan frekuensinya